Infokotabatu.com Kota Batu ; Pemerintah Kota Batu menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Junrejo tahun 2025, di Gedung Proklamasi BBGP Provinsi Jawa Timur, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, pada Rabu (26/2/2025) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Pada Musrenbang ini, dihadiri oleh Wali Kota Batu Heli Suyanto, SH., MH, Wakil Ketua 2 DPRD kota Batu Ludy Tanarto, Sekda Kota Batu Zadim Efisiensi, Camat Junrejo Parman, SP, Kepala OPD Pemkot Batu, Forkopimda, Kepala BBGP Jatim, Ketua TP PKK Kecamatan Junrejo, Kabag UM Poltekad, kepala Desa se -kecamatan Junrejo, dan undangan lainnya.
Wakil Walikota Batu Heli Suyanto, SH MH menekankan bahwa Musrenbang bukan hanya sekadar forum seremonial, tetapi merupakan wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi serta menyusun perencanaan pembangunan yang benar-benar mencerminkan kebutuhan warga.
" Pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam merealisasikan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Dengan perencanaan yang matang dan kolaborasi yang kuat, diharapkan hasil Musrenbang ini dapat menjadi pijakan dalam pembangunan Kecamatan Junrejo dan Kota Batu secara umum.
Wali Kota Batu Nurochman SH., MH ternyata hadir secara virtual melalui zoom dan memberikan sambutan terkait urgensi Musrenbang dalam proses pembangunan daerah.
" Musrenbang merupakan forum yang produktif dan komprehensif bagi masyarakat sebagai wujud nyata partisipasi dalam perencanaan pembangunan di Kecamatan Junrejo.
Untuk itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan Musrenbang ini dengan sebaik-baiknya. Tuangkan ide dan gagasan yang inovatif karena apa yang dibahas di sini akan menjadi rujukan dalam kebijakan pemerintah daerah ke depan. Mari bersama-sama kita membangun Kota Batu yang lebih baik dan berdaya saing,” pesannya.
Camat Junrejo Parman SO menyampaikan bahwa berdasarkan hasil Pra Musrenbang pada Rabu 19 Februari 2025 yang lalu, ada sebanyak 109 usulan yang telah disepakati sebagai langkah strategis dari masing-masing desa dan kelurahan, yang akan menjadi fokus utama dalam perencanaan pembangunan ke depan.
" Usulan yang menjadi fokus utama tersebut terdiri dari usulan infrastruktur pembangunan jaringan HIPPAM air minum, tandon air dan pipanisasi, drainase, serta pembangunan jembatan sebagai fasilitas fisik yang mendukung kehidupan masyarakat Junrejo ", jelasnya.
Parman juga menguraikan usulan - usulan dari tiap desa dan kelurahan.
" Dari desa Torongrejo ada 31 usulan, Desa Beji ada 11 usulan, Desa Mojorejo 10 usulan, desa Tlekung 21 usulan, Desa Pendem 13 usulan, kelurahan Dadaprejo 13 usulan dan Desa Junrejo 3 usulan ", urainya. ( Advetorial ).